Sejarah Desain Grafis



sejarah desain grafis

—  Desain Grafis telah hadir sejak adanya kebutuhan untuk berkomunikasi melalui bahasa rupa.

—  Jejak ini dapat ditelusuri pada masa prasejarah/ prehistoris, awal peradaban umat manusia.

Alasan kita belajar sejarah?

Sebagai apresiasi/ penghargaan sejarah/ masa lalu kita.

Manfaat secara umum?

—  Mengetahui lintasan peristiwa dari waktu ke waktu, khususnya evolusi DKV sejak jaman pra sejarah hingga era modern.

—  Untuk dapat mengapresiasikan produk/ karya-karya desain grafis berdasarkan periode jaman & berbagai nilai yang terkandung di dalamnya

Cakupan?

—  Tokoh

—  Pelaku peristiwa

—  Penemuan alat

—  Bahan

—  Teknik cetak

—  Munculnya berbagai gerakan & gaya desain

Kapan sejarah desain grafis dimulai?

Dapat ditelusuri dari jejak peninggalan manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (sign & symbol).

Sign & Symbol

Piktogram:

—  tulisan yang berupa gambar

—  Contoh: tulisan yang ada pada piramid-piramid di mesir

Ideogram(ide, pikiran):

—  Simbol untuk menyatakan suatu ide.

—  Ideogram berupa lambang-lambang seperti huruf kanji

—  Mulai digunakan di cina sekitar 5000 SM.

Sign=Tanda

Symbol=Tanda yang telah disepakati

Sebelum mengenal tulisan, manusia menggunakan gambar sebagai alat/ bahasa untuk berkomunikasi

—  Berekspresi, menuangkan gagasan

—  Menyampaikan pesan

—  Melakukan ritual

—  keperluan sosial

Kapan manusia mulai membuat gambar?

—  Bangsa Afrika dan Eropa mengawali pada tahun 3500-4000 sebelum Masehi dengan membuat lukisan di dinding gua

—  Pahatan di dinding gua Lascaux Prancis, 35.000-4000 SM adalah sebuah contoh akan terbitnya komunikasi visual (bahasa rupa).

—  Peradaban Sumeria/ Mesopotamia

—  Mesir=Hierogliph/ huruf paku

—  Cina=Ideogram

—  Bangsa Aztec/Amerika Selatan, bahasa visual berupa gambar-gambar untuk info publik

—  Masa Hindu/ huruf Pallawa, merupakan perkembangan dari huruf Sansekerta di India pada batu-batu candi

Siapa penemu aksara Alphabet? bangsa FUNISIA/ PUNESIA/ Phoenician

—  Alphabet merupakan turunan dari sistem Hieroglif Mesir 3100 SM.

—  Abjad pertama diciptakan oleh bangsa funisia/ punesia/ Phoenician, kira-kira 1000 th SM, yang terletak di antara Lebanon & Suriah.

Aleph (Alpha, Alfa)

—  Berasal dari Sistem Huruf Proto-Kaanan

—  Aleph dalam Bahasa Semitik Barat berarti “Sapi”

—  Penyederhanaan simbol/ hieroglif dari “Kepala Sapi”

Bet (Beth, Beta)

—  Bet dalam Bahasa Semitik berarti “Rumah”

—  (Ibrani/ yahudi: Bayit, Arab : Bayt)

—  Penyederhanaan simbol / hieroglif dari “Rumah”

Tahun 403 SM disempurnakan oleh bangsa Yunani, yang menamakan huruf pertama dan kedua alpha dan beta. Kata “alphabet” yang berarti abjad berasal dari kedua kata tersebut.

Sistem alphabet terbukti efektif, penggunaannya cepat meluas di wilayah Asia barat, jajahan Yunani.

Abjad Yunani mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan Romawi. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru
dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta
alfabet Latin yang dibawa dari Yunani.

Orang romawi mengadakan perubahan-perubahan serta menambah beberapa huruf. Abjad ini kemudian menjadi apa yang kita pakai sekarang.

Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X’

kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan
sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.

Sejarah percetakan & Periodesasi sejarah Perkembangan seni

Kertas àditemukan oleh bangsa Mesir (2400 SM) àkertas dari daun papyrus <digulungkan untuk menjadi “skrol” (scroll)>.

Early Chinese Paper (Awal Kertas Cina) Kertas ditemukan (100 SM) di Cina. Ts’ai Lunàorang pertama yang memulai industri pembuatan kertas Setelah>500 tahun, orang-orang di Kekhalifahan Abbasiyah mulai menggunakan kertas.

Orang di seluruh dunia Islam menggunakan kertas àIndia ke Spanyol                                                    orang-orang di Eropa menggunakan perkamen,    tahun 1200 à  belajar  membuat kertas

Periodesasi sejarah perkembangan Baroque (16th – 18th century) Middle Ages (lebay ) àBarokØPortugis “barocco” Ømutiara bentuknya tidak beraturan, abad 18ØPerancis

¨  Barok merupakan gaya hiasan seni dimana pelukis, pemahat, dan arsitek mencari emosi, pergerakan, dan variasi dalam pekerjaan mereka.

¨  Baroque style, memperlihatkan gerakan yang berlebihan dan detil yang jelas. Terdapat banyak detail yang mudah diterjemahkan (dimengerti) untuk menciptakan suasana dramatis, penekanan, suasana kegembiraan, dan kehebatan pada seni patung, lukis, sastra dan musik.

ex: Adoration oleh Peter Paul Rubens, Conversion of Saint Paul by Caravagio

-Rococo (18th – 19th century) Pre-Modern, disebut juga gaya Queen Anne

  • Rococo dimulai di Eropa,Perancis sejak abad ke18
  • Rococo berasal dari bahasa Perancis, yaitu “rocailleyang berarti kerang.
  • Gaya Rococo lebih banyak bertemakan cinta dan roman, ditandai oleh suatu pergerakan yang bebas dan lembut, ukiran garis-garis dan penuh warna.
  • Gaya rococo lebih banyak mengacu pada ornamen, desain interior, lukisan, warna merah dan pastel.

Sejarah Rococo:

Setelah masuknya era Rococo, hiasan/perabot dianggap penting bagi para bangsawan. Warna pastel cerah seperti merah sering digunakan untuk memberi kesan mewah.

Analisis Furniture Rococo:

¨  Furniture yang dibuat banyak menggunakan ukiran berupa percikan api yang dibuat abstrak, kerang, dedaunan, serta bunga.

¨  Ornamen tersebut banyak terdapat pada badan dan kaki meja, kursi, ranjang,  pinggiran lemari, maupun bingkai untuk cermin.

¨  Khusus untuk meja, alas atau tatakannya kebanyakan terbuat dari batuan marmer yang memberikan kesan lebih eksklusif.

Abad 19
chromolithography/ Litografi kromo

¨  chromolithography : tunggal atau multi-warna cetakan dr logam yg ditulisi.

Litografi kromo adalah sebuah metode di dalam seni grafis untuk mencetak gambar berwarna-warni di atas permukaan licin yang dilakukan secara manual. (1850-1910)

¨  Ada 2 cara yang bisa digunakan yaitu pewarnaan lewat film negatif dan lewat hasil fotonya, dan yang di lakukan untuk foto ini lewat pewarnaan di kertas foto yang sudah jadi. Pewarnaan biasanya memakai cat air. Setelah foto di warnai kemudian di repro lagi.

¨  Pada tahun 1850, chromolithography menjadi bagian tak terpisahkan dari buku, dengan penekanan pada dekorasi, bukan ilustrasi.

-Bauhaus (1919 – 1945) Modern

¨  Sekolah Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius.

¨  Inti Bauhaus adalah untuk mengintegrasikan ekonomi dan seni, dan untuk menambahkan suatu unsur rancang-bangun ke dalam seni.

¨  Bauhaus style merupakan bentuk yang diturunkan dari bentu-bentuk geometris abstrak, berpengaruh besar pada perkembangan interior, senirupa, dll. Dan berkembang ke dalam furniture yang terlihat kesan modern.

¨  Bauhaus menekankan pada kesederhanaan berupa komposisi yang terdiri dari elemen horizontal dan vertikal.

¨  Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Dunia Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.

Bauhaus yang dibuka pada tahun 1919, sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933.

Awal Desain Grafis di Eropa

Lahirnya Mesin Cetak Pertama

Penemu mesin cetak

ž  Pada tahun 1450, Johannes Gensfleisch Gutenberg (1398-1468) dari Jerman, mengadaptasi mesin sebuah mesin peras anggur tua di Rhine Valley (yang telah dipakai sejak kekaisaran Romawi) menjadi sebuah mesin giling untuk cetak.

ž  Gutenberg memakai tinta minyak dan sebuah lempengan logam yang dapat di-punch-stamped untuk membentuk huruf dan tulisan.

ž  Johannes Gutenberg terinspirasi uang logam yang digesekkan dengan arang ke atas kertas.

ž  Penemuan mesin cetak merupakan suatu REVOLUSIONER yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah. Hal ini bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.

ž  Gutenberg menghasilkan Alkitab pertama yang dicetak pada tahun 1453.

ž  Hingga abad 18, mesin temuan Gutenberg tidak mengalami kemajuan yang berarti, bentuknya mirip-mirip, desain yang dihasilkan juga tidak melahirkan gaya baru, hingga diberi nama ‘common’ press (percetakan biasa).

Revolusi Industri

Penemuan Mesin uap

ž  James Watt sering digelari sebagai Bapak revolusi industri, karena menemukan mesin uap yang dipatenkan pada tahun 1796.

The Great Exhibition

ž  Pada Mei hingga Oktober 1851, the great exhibition diselenggarakan di taman Hyde London. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan disain.

ž  Crystal palace, tempat pameran digelar, di rancang oleh Joseph Paxton.

ž  Istana kristal adalah bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca.

Modernisme, 1910

ž  Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat.

ž  Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah “Form follow Function” yang di lontarkan oleh Louis Sullivan.

ž  Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya.

ž  Desain tanpa dekorasi lebih cocok dengan ´bahasa mesin´

ž  sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif dianggap tidak sesuai dengan ´estetika mesin´.

ž  pemikiran Modernisme yang membentuk kekuatan manusia dengan bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan eksperimen praktis.

ž  Merangkul perubahan dan masa kini, modernisme mencakup karya-karya seniman, pemikir, penulis, dan desainer yang memberontak terhadap akhir abad ke-19 tradisi akademis dan historis, dan menghadapi ekonomi baru, aspek sosial dan politik yang muncul dunia modern

ž  Pada 1930, Modernisme telah memasuki budaya populer.

ž  Peningkatan populasi urbanisasi bisa dilihat sebagai sumber ide untuk menghadapi tantangan hari, untuk ber-inovasi.

ž  Perubahan yang paling terlihat dari periode modernisasi adalah adopsi objek produksi modern ke dalam kehidupan sehari-hari. Listrik, telepon, mobil-dan kebutuhan untuk bekerja dengan mereka, perbaikan mereka dan tinggal bersama mereka-kebutuhan untuk menciptakan bentuk-bentuk baru tata krama, dan kehidupan sosial.

ž  Ide-ide dalam seni modern muncul

ž  perlu simbol visual yang mudah dikenali, contohnya adalah logo & iklan.

Dadaisme, 1916

ž  Suatu pergerakan seni dan kesusasteraan (1916-23) yang dikembangkan mengikuti masa Perang Dunia Pertama dan mencari untuk menemukan suatu kenyataan asli hingga penghapusan kultur tradisional dan bentuk estetik.

ž  Dadaism membawa gagasan baru, arah dan bahan, tetapi dengan sedikit keseragaman.

ž  Seniman perancis: Hans Arp (1887- 1966) berkumpul di Cabaret Voltaire di Zurich.

ž  Mendirikan sebuah kel. Int. Dada”. Diambil dari kamus Jerman –Perancis, berarti bahasa anak – anak untuk menyebutkan kuda mainan.

Tokoh-tokoh Dadaisme

Zurich : Hugo Ball, Tristan Tzara, HansRichter, Hans Arp

New York : Marcel Duchamp, Alfred Stieglitz

Paris : Francis Picabia, Man Ray, Paul Eluard

Pandangan Dadaisme:

ž  Tidak ada estetika, karena estetika dihasilkan oleh pikir, sedang dunia ini telah terbukti tanpa pikir. Suatu pandangan yang jelas berasal dari kemuakan terhadap keadaan dunia, karena perang, karena kekacauan.

ž  Hasil karya seniman Dada mengandung sinisme,konsep yang diyakininya bahwa di dunia ini tidak ada estetika. Karena estetika dihasilkan oleh pikiran. Kenyataannya saat itu pranata-pranata sosial mengalami kekacauan akibat PD I dan pertikaian manusia. Akibatnya keindahan menjadi tidak dipercaya oleh seniman Dada.

ž  Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, dan penolakan terhadap hukum keindahan.

De Stijl, 1916

ž  De stijl(The Style)

ž  Gerakan seni asal Belanda

ž  De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain arsitek dan seniman yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg.

ž  Ciri De Stijl :

ž  menggunakan bentuk segi-empat kuat

ž  menggunakan warna-warna dasar(merah, kuning, biru yang ditambah dengan warna hitam dan abu-abu)

ž  garis outline

ž  menggunakan komposisi asimetris.

ž  Seniman de stijl:

ž  theo Van Doesburg

ž  Piet Mondrian

ž  Gerrit Reitveld

Constructivism, 1918

ž  Konstruktivisme adalah pergerakan seni modern yang dikembangkan di tahun  1917 oleh orang Rusia Vladimir Tatlin ( 1880-1938).

ž  Tujuan dari gerakan ini sendiri adalah bagaimana membuat suatu bentuk abstrak yang dapat diterima di dunia industri, juga mempelopori  penggunaan teknologi modern dan penggunaan material seperti kayu, gelas/kaca, baja dan plastik.

ž  Awal 1900 Rusia memiliki dua paham seni, yaitu Suprematisme dan Konstruktivisme. Keduanya merayakan kultur mesin (mechanized culture).

ž  Kaum konstruktivis menyebut dirinya sebagai kaum produktivis. Mereka mengeksplorasi kualitas artistik dalam material-material, seperti bentuk dan warna, dan menangkap semangat teknologi modern.

Paham Vladimir Tatlin

ž  Tatlin berkeyakinan bahwa seni harus dan sudah semestinya memiliki dampak sosial. Paham Tatlin inilah yang lantas melahirkan konstruktivisme di Rusia.

Karya beraliran konstruktivisme

Model dari Menara Tatlin

ž  Model dari Menara Tatlin, Monument to the Third International, 1919. suatu monumen untuk Komunis Internasional.

ž  Merupakan Menara besar dengan pusat hi-tech. Selain mencerminkan semangat teknologi modern karya-karya konstruktivisme juga bertujuan menciptakan efek-efek monumental.

ž  Karya Tatlin tersebut adalah sebuah utopia mimpi Rusia dan keyakinan penuh bahwa seniman teknisi modern memainkan peran sentral dalam mengemas sosial.

ž  Tidak semua kaum produktivis menyukai gagasan Tatlin yaitu seni harus memiliki kaitan dengan dimensi sosial dan politik.

Slogan teoritikus Konstruktivis

ž  Down with Art!

ž  Long Live technology!

ž  Art into Life!, slogan favorit Tatlin

Awal sampai pertengahan 1920an adalah masa kejayaan Konstruktivisme. Seniman-seniman Konstruktivisme menetapkan diri untuk mendesain apa saja mulai dari furnitur dan tipografi sampai keramik dan kostum.

estetika Konstruktivisme”.

Bahasa seni rupa abstrak mulai diterapkan ke dalam obyek-obyek nyata.

tanda/rambu, iklan, jam, speaker, Arsitektur dan segala hal dalam elevator, memiliki kesatuan elemen yang integral dalam desain dan dikombinasikan menjadi satu kesatuan utuh.

perang – Propaganda 1914-1920

ž  Poster yang di buat oleh negara-negara yang  berperang

ž  Kata Propaganda (dari bahasa Latin modern: propagare yang berarti mengembangkan atau memekarkan )

ž  adalah rangkaian pesan yang bertujuan untuk mempengaruhi pendapat dan kelakuan masyarakat atau sejumlah orang yang banyak

ž  Propaganda tidak menyampaikan informasi secara obyektif, tetapi memberikan informasi yang dirancang mempengaruhi pihak yang mendengar atau melihatnya.

ž  Propaganda kadang menyampaikan pesan yang benar, namun seringkali menyesatkan dimana umumnya isi propaganda lebih menyampaikan fakta-fakta pilihan yang dapat menghasilkan pengaruh tertentu, atau lebih menghasilkan reaksi emosional daripada reaksi rasional

Tujuan propaganda

ž  untuk merubah pikiran kognitif narasi subjek dalam kelompok sasaran yang lebih lanjut untuk kepentingan agenda politik.

Adolf Hitler adalah politikus handal yang berhasil membangun pencitraan yang sukses melalui propaganda, baik keluar maupun ke dalam. Ke luar ia berhasil membangun opini sebuah kekuatan dahsyat yang ditakuti, ke dalam ia berhasil membangun opini sebagai fuhrer atau pemimpin yang dapat dipercaya rakyatnya membawa bangsanya arya ke puncak kejayaan.

Hitler mempunyai latar belakang pendidikan seni rupa. Jadi tak berlebihan juga kalau pemikiran-pemikirannya baik dalam bentuk audio visual, komunikasi visual dan desain grafisnya, dan yang penting adalah buah penanya Mein Kampf, layak untuk disebut mahakarya

Art deco

•       adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang.

•       Perang Dunia I yang berlangsung di Eropa pada tahun 1914-1918 menyebabkan kerugian jiwa dan materi yang besar. Hal ini memberikan kesempatan kepada para seniman untuk bereksperimen dan memberikan semangat kepada mereka untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru.

•       Barang-barang yang diperlukan masyarakat adalah yang modern dan fungsional

•      Style Art Deco adalah gaya yang berkembang karena kejenuhan masyarakat akan gaya yang dianggap terlalu dekoratif.

Ciri-ciri Desain Art deco

•       Memakai bentuk-bentuk geometris  (misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan figur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris.)

•       zig-zag

•       asimetris

•       mengutamakan dekorasi yang detail dan beragam

•       seringkali terinspirasi dari dunia Afrika, dengan kayu-kayu tropis, menggunakan motif  zebra dan leopard.

•       juga mengambil ide-ide desain kuno misalnya dari Mesir, Siria dan Persia.

Typeface/ Font

Revolusi industri sangat memengaruhi gaya Art Deco, salah satunya adalah munculnya jenis font dari gaya Art deco dengan desain pertama pada tahun 1920.

Karakter Font Art Deco adalah sebagai berikut:

•       Outline tebal

•       Ada bagian garis yang tipis

•       Bentuknya geometris

  • ART NOUVEAU
  • Art Nouveau adalah sebuah gerakan yang membawa pengaruh sangat besar untuk artis dan para desainer sampai pergerakan De Stiil.
  • Tidak seperti desain yang kebanyakan.
  • Art Nouveau mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk mengarahkan seluruh gaya hidup.
  • Gaya desain yang dinamis, pada ujung font banyak menggunakan liukan.
  • Art Nouveau adalah sebuah gerakan yang membawa pengaruh sangat besar untuk artis dan para desainer sampai pergerakan De Stiil.

Satu Tanggapan to “Sejarah Desain Grafis”

  1. nice ….thx fo info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: